Sulut, Sangihe – Kapolres Kepulauan Sanhihe Sulawesi Utara AKBP Tony Budhi Susetyo mengatakan
pengamanan di wilayah perbatasan Kepulauan Sangihe diperketat.
“Pengamanan di wilayah perbatasan Kepulauan Sangihe dengan Filipina kami perketat agar tidak ada barang terlarang yang masuk ke Sangihe,” kata Kapolres Tony Budhi Susetyo di Tahuna, Senin.
Menurut Kapolres, pengamanan di wilayah perbatasan di fokuskan pada kegiatan masyarakat pelintas batas Sangihe-Filipina.
“Semua pelintas batas Sangihe Filipina dan sebaliknya akan mendapat pemeriksaan yang ketat dari aparat keamanan baik dokumen maupun barang yang dibawa,” kata Kapolres.
Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara Filipina, Kabupaten Sangihe sering dijadikan tempat transit oleh pelintas batas.
“Semua barang yang dibawa oleh pelintas batas Filipina-Sangihe tetap diperiksa jangan sampai ada barang terlarang yang di bawa masuk ke wilayah Sangihe,” kata Kapolres.
Diakuinya, kegiatan pelintas batas khusus masyarakat Sangihe sudah dilakukan secara turun temurun.
Kabupaten Sangihe, kata Kapolres adalah pintu gerbang terhadap jalur transportasi dari Filipina ke Indonesia.
“Kami butuh kerja sama dari masyarakat untuk memberikan informasi kepada aparat keamanan,” kata Kapolres. (*/cr6)
Sumber: manado.antaranewa.com


Komentar