oleh

Kolaborasi PT TWC dan BPCB DIY Giatkan Peduli Cagar Budaya

Kepedulian terhadap situs peninggalan cagar budaya perlu menjadi perhatian semua pihak. Menjaga kebersihan serta keindahan situs menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian peninggalan sejarah ini.

Hal ini yang digagas oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY dengan mengadakan program Peduli Cagar Budaya.

Sinergi ini ingin mewujudkan kelestarian kawasan cagar budaya yang mampu mendorong terwujudnya suasana bersih, nyaman dana man di kawasan wisata.

Baca Juga  Pjs Gubernur Sulut Fatoni ungkap 2 (dua) Peristiwa Penting di acara Dies Natalis ke-59 UNSRAT secara Virtual

Kegiatan berupa kerja bakti membersihkan lingkungan ini diikuti oleh stakeholder PT TWC serta BPCB DIY di kawasan Keraton Ratu Boko, Sleman, Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Kerja bakti meliputi pembersihan lingkungan seperti memangkas pohon, mencabut rumput liar dan menyapu halaman.

Selain itu, pembersihan terhadap benda cagar budaya dilakukan petugas BPCB seperti membersihkan lumut yang hinggap di pembatas candi serta mencabut ilalang yang tumbuh di tubuh candi.

Baca Juga  Ketua Pengadilan Militer III-17 Manado Tanam Pohon Bersama Insan Pers Sambut HPN 2021

VP Marketing & Sales PT TWC Pujo Suwarno berharap melalui kegiatan ini selain bisa ikut menjaga kelestarian peninggalan cagar budaya, juga untuk menambah jalinan kerjasama antara BPCB dan PT TWC.

“Rencananya kegiatan ini akan rutin diadakan tiap bulan dengan lokasi di situs-situs sejarah di di Prambanan ini. Kami berharap dengan kegiatan ini bisa menjalin lebih erat lagi kerjasama yang telah kita lakukan bersama BPCB,” terang Pujo Suwarno.

Baca Juga  Partai Gerindra Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Masyarakat, Habaib, Ulama, Masjid, dan Mushola

Sementara itu, Kepala Unit Ratu Boko BPCB DIY Tri Hartini menyambut baik adanya agenda yang bisa mempererat silaturahmi ini. “Jadi antara karyawan juga saling kenal, tidak hanya antar atasan saja. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan di situs-situs sejarah lainnya,” ujarnya. (*/cr6)

sumber: bumn.go.id

Komentar

News Feed