Manado, sulut.siberindo.co – Meski sibuk tetapi Kadis Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara dr Rini Tamuntuan selalu tampil bugar.
Adakah tips khusus untuk dibagikan bagi pembaca, apalagi selama Pandemik aktifitas padat harus dilakukan satgas covid-19.
Sulut.siberindo.co. memilih menemui dr Rini Tamuntuan untuk diwawancarai.
Tentu saja dengan prokes mencuci tangan, menggunakan masker, serta menjaga jarak akhirnya wartawan sulutnews.com dan sulut.siberindo.co dapat juga bersua dengan pejabat wanita yang ramah ini.
Jabatan utama adalah Kepala Dinsos Sulut, ia kini pun sudah menjabat sebagai Ketua Ikatan Ketua Kerukunan Istri Anggota DPRD Sulut (IKAD). Tugas ini memang harus diembannya sebagai istri dari dr Fransiscus Andi Silangen SpB Kbd, Ketua DPRD Sulut yang resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Sulut, Oktober tahun 2020 lalu.
Fransiscus Andi Silangen SpB Kbd, menggantikan Andrei Angouw yang mundur karena mengikuti Pilkada Kota Manado dan terpilih sebagai Walikota Manado 2020-2024.
“Tugas kami di Dinas Sosial bekerja agar masyarakat merasa aman dan dilindungi, “kata Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Utara dr Rini Tamuntuan.
Meskipun tugas bertambah di IKAD, namun tugas utama di Dinsos tetap … mengunjungi warga yang tertimpa bencana, memberi sembako, perbaikan rumah melalui Program RTLH, semua kami sampaikan kepada masyarakat dalam rangka membangun rasa aman.”
Diantara banyak jenis bantuan ini, bantuan untuk warga yang terdampak selama pandemi Covid-19 pun menjadi prioritas untuk dikawal.
“Mereka berada di berbagai daerah di Sulut, kami turun dan melihat langsung penyaluran bantuan sembako,” tambah lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat ini.
Ada tiga jenis bantuan selama pandemik covid-19. Yang pertama, Program Keluarga Harapan. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disalurkan melalui rekening. Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli dan Oktober.
Kedua, Program Sembako yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Penerima program sembako akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200.000 dan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021.
Ketiga, Bantuan Sosial Tunai (BST). Untuk program bantuan sosial tunai, setiap penerima akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000 yang diberikan selama empat bulan, terhitung Januari s.d April 2021. Pogram BST disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Pengecekan BST dapat disimak dengan mengakses situscekbansos.siks.kemsos.go.id.
Dibalik aktivitas yang banyak itu, bagaimanakan dr Rini menjaga kesehatan terlebih selama pandemik ? Ia mengatakan saat beraktifitas perlu selalu menyertakan harapan dan pergumulan semuanya di dalam doa.
“Memanjatkan doa setiap mengawali hari, saya luangkan waktu bersama keluarga agar selalu merasakan kesehatan sebagai Anugerah,” ucapnya.
Tak lupa menjaga stamina dengan pola makan teratur terutama makanan bergizi. “Saya juga minum air hangat dicampur perasan jeruk dan satu senduk madu,” tambahnya kepada awak media di hari lainnya.
Jeruk mengandung banyak vitamin C, berguna menjaga daya tahan tubuh, dan madu untuk menjaga stamina.
Ini sebabnya meski aktifitas padat sejak pagi dan sore tubuh terasa tetap bugar. (*/yuk)











Komentar